Keunggulan Prodi Ilmu Komunikasi Unwira, kata dia, tidak hanya ditunjukkan melalui pencapaian akreditasi, tetapi juga melalui kreativitas dan prestasi mahasiswa.
Salah satu capaian yang membanggakan datang dari tim Chrono-Comm Collective yang berhasil meraih Juara II kategori Film Pendek dalam Festival Film Kavinya LLDIKTI Wilayah XV tahun 2026.
Dalam kompetisi tersebut, mahasiswa Ilmu Komunikasi Unwira mengangkat karya berjudul Satu Klik, sebuah film yang menyoroti penggunaan media sosial dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat.
Melalui film tersebut, mahasiswa berupaya menyampaikan pesan bahwa tindakan sederhana di ruang digital dapat membawa pengaruh besar bagi kehidupan seseorang.
Prestasi ini memperlihatkan kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan ide kreatif, bekerja sama dalam tim, serta memanfaatkan media audiovisual untuk menyampaikan pesan sosial.
“Ini menunjukkan bahwa pembelajaran komunikasi dapat dikembangkan melalui karya nyata yang relevan dengan kehidupan masyarakat,” ungkapnya.
Lebih jauh, kata dia, mahasiswa juga mendapatkan kesempatan mengasah keterampilan dalam berbagai bidang, seperti jurnalistik, fotografi, videografi, public speaking, hubungan masyarakat, produksi film, dan pengelolaan media digital.
“Pengalaman tersebut menjadi bekal penting untuk menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif,” ujarnya.
UKM Film Kopi Hitam Perkuat Kreativitas Mahasiswa
Upaya Unwira dalam mengembangkan potensi mahasiswa juga terlihat melalui peluncuran Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Film Kopi Hitam pada 16 Mei 2026.
Komunitas ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan di bidang perfilman, mulai dari penulisan skenario, penyutradaraan, pengambilan gambar, hingga penyuntingan video.
Kegiatan perdana UKM Film Kopi Hitam diisi dengan pemutaran dan diskusi film dokumenter Pesta Babi melalui program Frame per Frame: Menangkap Realita dengan Sinema.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak memahami film sebagai media komunikasi yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga mampu merekam realitas sosial, menyampaikan kritik, dan membangun kesadaran masyarakat.








Tidak ada Respon