Dalam pengembangan keilmuannya, Program Studi Ilmu Komunikasi Unwira berorientasi pada bidang jurnalistik dan public relations yang inovatif, berlandaskan nilai-nilai Kristiani, berwawasan global, serta berakar pada budaya lokal.
Orientasi tersebut menjadi landasan untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi profesional, tetapi juga menjunjung tinggi etika dan tanggung jawab dalam menyampaikan informasi.
Siapkan Generasi Komunikator di Era Digital
Tantangan dunia komunikasi semakin kompleks seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan.
Mahasiswa dituntut mampu memahami perkembangan media, mengelola informasi, serta memverifikasi kebenaran berita sebelum menyebarkannya kepada masyarakat.
Perhatian terhadap tantangan tersebut ditunjukkan melalui seminar internasional bertajuk Artificial Intelligence and the Transformation of Human Communication in the Post-Truth Era yang diselenggarakan pada 25 November 2025.
Seminar ini membahas pengaruh kecerdasan buatan terhadap komunikasi manusia, termasuk perubahan dalam produksi informasi dan tantangan menjaga kebenaran di tengah maraknya informasi yang menyesatkan.
Kegiatan akademik tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan mahasiswa agar mampu mengikuti perkembangan teknologi tanpa mengabaikan etika dan tanggung jawab sosial.
Dengan bekal pengetahuan, keterampilan praktis, dan pemahaman etika komunikasi, mahasiswa diharapkan mampu menjadi komunikator yang kritis, kreatif, dan profesional. (Titus Arnold Yansen Tay)








Tidak ada Respon