Skrol untuk membaca pos
Iklan Digital VokalNTT.com Berdaya Jangkau luas
Example floating
Example floating
file_00000000917882119a39d6175e4b5488

Empat Hari Tak Terlihat, Petrus Ditemukan Meninggal di Hutan Takari

AvatarRedaksi
Polisi melakukan olah TKP penemuan jasad Petrus Nomtanis di Kelurahan Takari, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, Jumat (9/10).
A-AA+A++

KUPANG – Petrus Nomtanis, seorang pria lanjut usia yang tinggal seorang diri di rumah kebun terpencil di Kelurahan Takari, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, ditemukan meninggal dunia. Korban diperkirakan telah meninggal empat hingga lima hari sebelum ditemukan, Jumat (9/10) pagi.

Jasad pria yang diperkirakan berusia 70-an tahun itu ditemukan seorang warga bernama Dim Nabuasa sekitar pukul 08.00 WITA di kawasan Hutan Nonmeto, RT 009/RW 004, Kelurahan Takari.

file_00000000a3688207881924e536183191

Saat itu, Dim sedang mencari kambingnya yang hilang di sekitar kawasan hutan. Namun, pencarian tersebut justru membawanya pada penemuan jasad Petrus dalam kondisi tubuh yang sudah tidak utuh.

BACA JUGA:  Ingin Hasilkan Advokat Berintegritas, DPD KAI NTT Uji 8 Calon Advokat

Bagian kepala korban ditemukan terpisah sekitar dua meter dari tubuhnya. Sementara itu, kedua kaki korban juga mengalami kerusakan yang diduga akibat gigitan binatang.

Temuan tersebut kemudian disampaikan kepada warga setempat. Bersama sejumlah warga, Dim kembali ke lokasi untuk memastikan identitas korban. Petrus diketahui merupakan warga yang tinggal di wilayah RT 009/RW 004, Kelurahan Takari.

Informasi penemuan jasad itu selanjutnya diteruskan kepada Polsek Takari sekitar pukul 09.30 WITA melalui ketua RW setempat.

Kapolsek Takari bersama Kanit Reskrim dan anggota piket kemudian mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Petugas medis dari Puskesmas Takari turut dikerahkan untuk melakukan pemeriksaan terhadap korban.

BACA JUGA:  Pembentukan Kodam Sobe Sonbai Diapresiasi Gavriel Novanto

Kapolres Kupang AKBP Adhitya Octorio Putra melalui Kasi Humas Ipda Lalu Randy Hidayat menjelaskan, sekitar pukul 11.00 WITA, jenazah dievakuasi ke rumah korban yang berjarak sekitar 100 meter dari lokasi penemuan.

Pemeriksaan luar dilakukan petugas medis Puskesmas Takari, Apolos Utan dan Arlianti Bana, sekitar pukul 11.10 WITA.

“Dari hasil pemeriksaan luar, petugas memperkirakan Petrus telah meninggal dunia sekitar empat hingga lima hari sebelum ditemukan. Namun, pemeriksaan tersebut belum dapat memastikan penyebab pasti kematiannya,” katanya.

Dikatakan, keterangan keluarga mengungkap bahwa Petrus terakhir kali diketahui berada di rumah keponakannya pada Sabtu (3/10) sekitar pukul 18.30 WITA untuk mengisi daya senter.

Pos Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *