Julie juga menekankan bahwa keberhasilan seorang kenshi tidak hanya diukur dari kemampuan teknik dan perolehan medali, tetapi juga dari pembentukan karakter, disiplin, tanggung jawab, rasa hormat, serta pengamalan semangat para Kenshi.
Atlet yang meraih kemenangan diharapkan tidak cepat berpuas diri. Sementara mereka yang belum berhasil harus menjadikan hasil pertandingan sebagai bahan evaluasi untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan.
Dalam hasil akhir kejuaraan, Dojo SMKN 1 Kupang A menempati peringkat pertama dengan 18 medali emas, 11 perak, dan 11 perunggu atau total 40 medali.
Posisi kedua ditempati Dojo KONI NTT dengan perolehan 9 medali emas, 9 perak, dan 7 perunggu atau total 25 medali.
Sementara itu, Dojo Malaka berada di posisi ketiga dengan 9 medali emas dan 6 medali perunggu atau total 15 medali.
Wakil Ketua Umum I Pengprov PERKEMI NTT, Sensei George M. Hadjoh, turut menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan kepada atlet Kempo NTT.
George mengatakan, selama 48 tahun perjalanan PERKEMI NTT, baru kali ini atlet yang mengikuti kejuaraan antarkota memperoleh bonus dengan nilai lebih dari Rp200 juta.
Ia menyebutkan dukungan yang diberikan mencapai Rp228 juta.
Selain itu, Ketua Fraksi Partai NasDem DPR RI, Viktor Bungtilu Laiskodat, yang hadir secara langsung juga memberikan tambahan sumbangan sebesar Rp100 juta kepada seluruh atlet.
George mengatakan dukungan tersebut harus dijawab dengan pencapaian prestasi.
” Tugas kita adalah menciptakan prestasi. Prestasi tidak lahir dari game, tetapi lahir dari proses kerja keras dan pantang menyerah,” katanya.
George juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Vito Valentino Laiskodat selaku pemilik event dan penanggung jawab keluarga dalam penyelenggaraan LLMC Cup III Tahun 2026.
Ia mengapresiasi dukungan dan kontribusi yang diberikan sehingga kejuaraan tersebut dapat terlaksana dengan baik serta memberikan ruang bagi pembinaan atlet Kempo NTT.
Ketua Panitia, Ignasius Repelita Rega, SH, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan LLMC III 2026.











Tidak ada Respon