Skrol untuk membaca pos
Iklan Digital VokalNTT.com Berdaya Jangkau luas
Example floating
Example floating
file_00000000917882119a39d6175e4b5488

Frans Seda, Jejak Pengabdian Lintas Presiden Berbuah Gelar Pahlawan

AvatarRedaksi
Gubernur NTT Melki Laka Lena.
A-AA+A++

Jejak pengabdian tersebut terlihat dari berbagai jabatan strategis yang pernah dipercayakan kepadanya. Frans Seda tidak hanya berkiprah sebagai pejabat negara, tetapi juga terlibat dalam berbagai sektor pembangunan yang memberikan kontribusi bagi kemajuan Indonesia.

Lahir di Maumere pada 4 Oktober 1926, Frans Seda menempuh pendidikan tinggi di Fakultas Ekonomi Katholieke Universiteit Tilburg, Belanda, dan menyelesaikan pendidikannya pada 1956.

file_00000000a3688207881924e536183191

Kariernya di pemerintahan dimulai ketika dipercaya menjabat Menteri Perkebunan pada 1964–1966. Pada 1966, ia kemudian mengemban tugas sebagai Menteri Pertanian dan Tenaga Kerja sebelum dipercaya menjadi Menteri Keuangan pada periode 1966–1968.

BACA JUGA:  Ingin Hasilkan Advokat Berintegritas, DPD KAI NTT Uji 8 Calon Advokat

Pengabdiannya berlanjut pada bidang transportasi, komunikasi, dan pariwisata. Pada 1968–1973, Frans Seda menjabat Menteri Transportasi, Komunikasi, dan Pariwisata.

Di tengah perjalanan karier pemerintahan, Frans Seda juga aktif dalam dunia politik. Ia bergabung dengan Partai Katolik Indonesia sejak 1956 dan kemudian dipercaya menjadi ketua partai tersebut. Ia juga pernah menjadi anggota DPR pada 1960–1964 serta anggota Dewan Pimpinan Partai Demokrasi Indonesia pada 1971.

Setelah menyelesaikan tugas sebagai menteri, pengabdiannya berlanjut di tingkat internasional. Pada 1973–1976, Frans Seda dipercaya menjadi Duta Besar untuk Masyarakat Ekonomi Eropa, Kerajaan Belgia, dan Luksemburg.

BACA JUGA:  Antre BBM Berujung Petaka, Enam Motor Warga Lembata Dibakar OTK

Ia juga pernah menjadi anggota Dewan Pertimbangan Agung pada 1976–1978, penasihat Presiden untuk pembangunan Indonesia bagian Timur pada masa pemerintahan Soeharto, serta penasihat Presiden B.J. Habibie. Pada 1999–2004, ia turut dipercaya menjadi penasihat Megawati Soekarnoputri, baik saat menjabat Wakil Presiden maupun Presiden Republik Indonesia.

Tidak hanya di pemerintahan dan politik, Frans Seda juga memberikan kontribusi dalam pengembangan ekonomi dan dunia usaha. Ia pernah menjabat Presiden Direktur PT Karwel Group, Presiden Dewan Komisaris Kompas Group of Business and Industries, serta anggota Dewan Komisaris PT Gramedia.

Pos Terkait

Read Also

Kejati-Pegadaian Perkuat Pengamanan Aset Perusahaan

KUPANG – Perlindungan aset dan penyelamatan keuangan perusahaan...

Bukan Sekadar Bela Diri, Kempo Siapkan Masa Depan Atlet

KUPANG – Kepengurusan baru Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia...

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *