Skrol untuk membaca pos
Iklan Digital VokalNTT.com Berdaya Jangkau luas
Example floating
Example floating
file_00000000917882119a39d6175e4b5488

Gempa Sumba Rusak Ratusan Rumah, Johni: Jangan Bangun Rumah Asal Jadi

AvatarRedaksi
Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma dan Bupati SBD, Ratu Wulla serahkan bantuan kepada warga saat mengunjungi korban gempa Sumba, Kamis (15/10).
A-AA+A++

Ia mengungkapkan, sejumlah rumah yang sebelumnya menjadi tempat tinggal nyaman bagi warga kini mengalami kerusakan, mulai dari dinding retak hingga bangunan yang rusak berat sehingga tidak dapat dihuni kembali.

Menurut Elisabeth, kerusakan tersebut menjadi beban tersendiri bagi masyarakat karena rumah yang dibangun melalui kerja keras selama bertahun-tahun kini terdampak gempa.

file_00000000a3688207881924e536183191

Ia berharap penanganan pascabencana dapat berjalan dengan baik sehingga masyarakat bisa kembali menjalani kehidupan secara aman.

Sementara itu, berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Provinsi NTT yang diperbarui pada 14 Oktober 2026 pukul 18.00 WITA, gempa tersebut berdampak pada 496 kepala keluarga (KK) dengan jumlah rumah terdampak sebanyak 496 unit.

BACA JUGA:  Gereja Tak Hanya Bernyanyi, Tapi Hadir Pulihkan Masyarakat

Dari jumlah tersebut, tujuh rumah mengalami rusak berat, 34 rumah rusak sedang, dan 455 rumah rusak ringan.

Dampak gempa juga menyentuh berbagai fasilitas umum. Tercatat 12 fasilitas kesehatan, 24 rumah ibadah, 43 fasilitas pendidikan, dan 21 kantor turut terdampak.

Secara keseluruhan, gempa tersebut berdampak pada empat kabupaten di Pulau Sumba, yakni Sumba Barat Daya, Sumba Barat, Sumba Tengah, dan Sumba Timur, dengan total 19 kecamatan terdampak.

Dalam kunjungan tersebut, Wagub Johni turut menyalurkan bantuan berupa 58 karung beras berukuran lima kilogram dan 10 tenda.

BACA JUGA:  Yosef Lede: Gereja Harus Jadi Saluran Berkat bagi Masyarakat

Secara keseluruhan, bantuan Pemerintah Provinsi NTT yang disalurkan untuk penanganan dampak gempa di Pulau Sumba tercatat sebanyak 3,8 ton beras, 50 tandon, dan 100 tenda. (*)

Pos Terkait

Read Also

Diklat 157 Calon Kepsek, Wagub Johni Minta Wujudkan Perubahan Nyata di Sekolah

KUPANG – Pendidikan dan pelatihan bagi calon kepala...

Wagub Johni Tantang Gereja Lawan Kemiskinan dan Stunting

KUPANG – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT),...

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *