Skrol untuk membaca pos
Iklan Digital VokalNTT.com Berdaya Jangkau luas
Example floating
Example floating
file_00000000917882119a39d6175e4b5488

Johni Asadoma Intip Teknologi PLTP Lahendong sebagai Referensi Pengembangan Panas Bumi NTT

AvatarRedaksi
Wagub NTT, Johni Asadoma bersama rombongan mengunjungi PLTP Lahendong Unit 5 dan 6 di Tompaso, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Selasa (3/11).
A-AA+A++
Wagub NTT, Johni Asadoma pose bersama rombongan saat mengunjungi PLTP Lahendong Unit 5 dan 6 di Tompaso, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Selasa (3/11).

Selain melihat fasilitas pembangkit, rombongan juga mendapat penjelasan mengenai proses teknis pengolahan fluida panas bumi hingga menghasilkan energi listrik.

Manager Business Support PGE Lahendong, Rinson Gultom, menjelaskan, proses pembangkitan listrik dimulai dari pengambilan fluida panas bumi berupa campuran uap dan air dari sumur produksi.

file_00000000a3688207881924e536183191

Campuran tersebut kemudian dipisahkan menggunakan separator. Air yang terangkat bersama uap didinginkan sebelum diinjeksi kembali ke dalam perut bumi, sedangkan uapnya dimanfaatkan untuk menggerakkan turbin.

“Air yang terangkat bersama uap dipisahkan. Setelah didinginkan, air tersebut kami injeksikan kembali ke perut bumi. Sementara uapnya digunakan untuk menggerakkan turbin dan menghasilkan listrik,” jelas Rinson.

BACA JUGA:  Diklat 157 Calon Kepsek, Wagub Johni Minta Wujudkan Perubahan Nyata di Sekolah

Selanjutnya, turbin menggerakkan generator untuk menghasilkan energi listrik. Listrik tersebut kemudian diteruskan melalui fasilitas switchyard menuju jaringan PLN sebelum disalurkan kepada masyarakat.

Melalui penjelasan tersebut, Johni dan rombongan memperoleh gambaran mengenai teknologi, siklus pembangkitan serta pengelolaan operasional pembangkit panas bumi yang dapat menjadi referensi bagi pengembangan potensi serupa di NTT.

Dalam kunjungan tersebut, Johni didampingi Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda NTT, Selfi H. Nange; Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral NTT, Viktor Manek; serta Kepala Badan Penghubung NTT Jakarta, Florida Taty Satyawati, ST.

BACA JUGA:  Ingin Hasilkan Advokat Berintegritas, DPD KAI NTT Uji 8 Calon Advokat

Turut hadir peneliti dari Purnomo Yusgiantoro Center, yakni Senior Consultant Farida Zed, Koordinator Departemen Penelitian Nadira Asrifa, serta staf peneliti Ahmad Munawir dan Hizkia Posumah.

Sementara itu, rombongan diterima Manager HSSE PGE Lahendong, Lerry Wenur, bersama Manager Business Support Rinson Gultom dan tim. (*)

Pos Terkait

Read Also

Perdana di NTT, SPKLU Ultra Fast Diresmikan Wagub Johni Asadoma

KUPANG – Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai memasuki...

Bidik Potensi Laut, Wagub Belajar Pajak Kendaraan Air ke Kaltara

KUPANG – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)...

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *